About Me

My photo
Aku 'Wanita Melanau Terakhir??? -Di lahirkan di sebuah desa di persisiran pantai.Rumahku di tepi laut. -Anak nelayan.anak petani ,aku bangga.. -Sklh rendah kat kampung Judan -Menengah Di Miri,SMKDP MIRI..haiii orng Miri!! -Lepas tu UIA -Then Mesir.. -Kerja;mcm2 kerja aku buat(yg halal,tmasuk gov). -Then i ni degil,now iam Business Women...hu..hu.. Hari2 kita adalah satu yg menyakitkn jika kita anggap ianya sulit dan penuh fikiran negatif.. **Ia akn menjadi indahdan bererti bila kita sentiasa berfikiran positif serta menganggap kehidupan ini adalah anugrah yang tidak boleh di jual beli dgn apa pun.. Allah berfirman... "Apa jua rahmat yang dibukakan oleh Allah kepada manusia maka tidak ada sesuatu pun yg dapat menahannya:dan apa jua yang di tahan oleh Allah maka tidak ada sesuatu pun yang dapat melepaskannya sesudah itu". ( Surah Fatir;2 )

my bird


click to create your own

Monday, November 8, 2010

Dari Kerana Mata



                          ~Dari Kerana Mata~








~Dari mata turun ke hati..



Mengapakah Ibumu Menangis???

Seorang anak laki-laki kecil bertanya kepada ibunya,

"
Mengapa engkau menangis?"

"
Kerana aku seorang wanita", kata sang ibu kepadanya.

"
Aku tidak mengerti", kata anak itu.

Ibunya hanya memeluknya dan berkata,

"
Dan kau tak akan pernah mengerti" Kemudian anak laki-laki itu bertanya kepada ayahnya,

"
Mengapa ibu suka menangis tanpa alasan?"

"
Semua wanita menangis tanpa alasan", hanya itu yang dapat dikatakan oleh ayahnya.

Anak laki-laki kecil itu pun lalu membesar menjadi seorang laki-laki dewasa, tetap ingin tahu mengapa wanita suka menangis. Akhirnya ia mendapat petunjuk dari Tuhan, Antara bisikan yang didengarinya adalah:

01."Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan "

02."Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya "

03."Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh "

04."Aku
memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya "

05."Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya "

06."Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahawa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada di sisi suaminya tanpa ragu "

07."Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk dititiskan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan walaupun kadangkala dia tidak memerlukannya."

Tahukah kamu? Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, susuk yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya. Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, karena itulah pintu hatinya - tempat dimana cinta itu ada...
Top of Form












Teruskan membaca jika kamu rasa apa yang ditulis memberi manfaat...

Sunday, November 7, 2010

Saling Memaaf kan

Aku sudah penasaran ni..Aduh..


Aku Di Dalam Aqua






Meminta maaf tidak menjadikan kita hina, memberi maaf tidak menjadikan kita bangga, tapi saling memaafkan yang menjadi kita mulia.





Rasullullah : Bersabda, barangsiapa yg ingin merasakan manisnya iman hendak nya tidak mencintai seseorang kecuali kerana Allah.




Jadikanlah cobaan itu sebagai anugrah 






Aku mentari tapi tak menghangatkan mu, aku pelangi tak memberi warna di hidup mu, apa aku kekasih yang tidak dianggap, aku hanya bisa mencoba mengalah menahan amarah.

Tanda ingatan tak layu di hati, walau mata tak bisa kulihat walau tangan tak bisa ku jabat, namun hati ku penuh hasrat.



Cinta karna Allah, sebab merasakan manis nya iman, berjumpa kerana Allah berpisah pun kerana Allah.



                             Biarkan Aku Dalam Kesendirian ini...

“Ya Allah, pencipta sekalian alam, semoga kiranya kami dapat menyediakan diri dalam menghadapi segala kengerian dgn Laa ilaahaillaal laah (tiada tuhan hanya Allah) dan setiap kesedihan dan kedukaan MasyaAllah (sesuatu yang sudah dikehendaki tuhan). Setiap nikmat Alhamdulillah (segala puji bg Allah). Setiap kelapangan dan cubaan Asy Syukru Lillah (syukur kpd Allah). Setiap yang menghairankan Subhaa nallaah (Maha suci Allah). Setiap dosa Astagfirullaah (aku meminta ampun kepada Allah). Setiap musibah Innaa lillaahi Wa Innaailaihi raaji’uun (dan kpdNYA kita kembali). Setiap kesempitan Hasbiyallaah (cukup Allah tempatku bergantung harap). Setiap qadha’ dan qadar Tawakkaltu ‘alallaah (aku berpegang kpd Allah). Dan setiap dapat berbuat taat dan musibah Laa Haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil’ azhiim (tiada daya dan kekuatan melainkan Allah yg maha tinggi dan maha besar) “.

~ Berikut adalah kutipan dari terjemahan Tafsir Ibnu Katsir atas surah Al-baqarah ayat 216 :

Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi(pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; ALLAH mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (terjemahan surah Al-baqarah ayat 216)

Allah mewajibkan jihad kepada kaum muslim demi mempertahankan agama Islam dari kejahatan musuh-musuhnya. Az-Zuhri mengatakan bahwa jihad itu wajib atas setiap orang, baik ia ahli dalam berperang ataupun tidak. Bagi orang yang tidak biasa berperang, apabila diminta bantuannya untuk keperluan jihad, maka ia harus membantu. Dan apabila dimintai pertolongannya, maka ia harus menolong. Apabila diminta untuk berangkat berjihad, maka ia harus berangkat; tetapi jika tidak diperlukan, ia boleh tinggal (tidak berjihad).
Menurut kami, di dalam sebuah hadis sahih telah disebutkan seperti berikut:[1]

Barang siapa yang meninggal dunia, sedangkan dia belum pernah berperang (berjihad) dan tiada pula keinginan dalam hatinya untuk berperang, maka ia mati dalam keadaan mati Jahiliah.
Rasullillah Saw. pernah bersabda dalam hari kemenangan atas kota Mekah:
Tidak ada hijrah sesudah kemenangan, tetapi hanya jihad dan niat’, dan apabila kalian diperintahkan untuk berangkal berperang, maka berangkatlah.
Firman Allah Swt.:

“padahal berperang itu adalah sesuatu yang kalian benci.” (AI-Baqarah: 216)

Yakni terasa keras dan berat bagi kalian, dan mernang kenyataan perang itu demikian, adakalanya terbunuh atau terluka selain dari masyaqat perjalanan dan menghadapi musuh.
Kemudian Allah Swt. berfirman:

“Boleh jadi kalian membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagi kalian.” (AI-Baqarah: 216)

Dikatakan demikian karena berperang itu biasanya diiringi dengan datangnya pertolongan dan kemenangan atas musuh-musuh, menguasai negeri mereka, harta benda mereka, istri-istri, dan anak-anak mereka.

“dan boleh jadi (pula) kalian menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagi kalian.” (AI-Baqarah: 216)[2]

Hal ini bersifat umum mencakup semua perkara. Adakalanya seseorang mencintai sesuatu, sedangkan padanya tidak ada kebaikan atau suatu maslahat pun baginya. Antara lain ialah diam tidak mahu berperang, yang akibatnya musuh akan menguasai negeri dan pemerintahan.
Kemudian Allah swt berfirman :

“Allah mengetahui sedangkan kalian tidak mengetahui” (Al-baqarah : 216)

Ertinya Allah lebih mengetahui tentang akibat dari semua perkara daripada kalian, dan lebih melihat tentang hal-hal yang didalamnya terkandung kemaslahatan dunia dan akhirat bagi kalian. Maka perkenankanlah seruan-Nya dan taatilah perintah-Nya, mudah-mudahan kalian mendapat petunjuk.





Saturday, November 6, 2010

SAYANG SARAWAK




Sesungguhnya Peralihan Dari Kekeliruan Kepada Kebenaran, Memerlukan Perjuangan Yang Panjang, Tetapi Semuanya Terasa Indah. Oleh kerana itu setiap kita harus melihat ujian dan penderitaan dari sudut positif baru kita mampu mengolah kepedihan menjadi resipi yang luar biasa untuk kasihatan hati dan minda.



                              Pantainya yang panjang dan bersih.

Sayang Sarawak..Emmm mendayu-dayu suara Dato' Syarifah Aini..Hemm dia faham ke apa yang dia lagukan atau hanya lirik saja..


                                   Gadisnya yang cantik dan lemah lembut..

Sayang Sarawak sidak madah sungeinya sempit
Tempat mandik si anak dara
Kamek pernah hidup berakit
Siklah terasa apa yang sudah di kata,

Anak dara pukul rebana
Anak laki suka bertandak
Kitak orang sik tauk kamek tok merana
Kenak kitak kedak endak sik endak..

Kek Lapis Sarawak nok nyaman, toklah rupanya.( kek lapis Sarawak ini lah rupanya).





Cukuplah tu..


Terkenang zaman kanak-kanak ku yang terindah. Nama kampungku 'PENET'. dengar kesah orng putih zaman broke datang berjalan-jalan ke tempatku.  Kebetulan waktu itu petani banyak menanam kacang, depa sebut Penaut, he..he.. orng kampung terus cakap 'ini kampung 'Penet'. Kampung ku diantara kampung Judan dan Oya. Pantainya indah, pasirnya putih dan memanjang. Fuuuhhhh..rindunya.



                           
                                     Pantai Kampung Ku


1- Mandi Safar. Emm..masa tu tak tau ianya kurafat, main terjun laut je..
Kerja aku masa tu mak suruh petik daun pokok safar yang daunnya panjang berwarna merah unggu, cantik. Petik beberapa helai. Nanti atas daun tu di tulislah dengan huruf jawi, bismillah ke, or apa-apa je hajat dan niat, rendam dalam sebaldi air, mandi sebelum subuh atau pepagi lagi terjun laut. Aku ingatlagi atas daun safarku aku tulis namas seorang mamat kampung yang sama saru kelas dengan ku, aku berniat supaya exam penggal akhir dia dapat tempat ke dua dan aku suka dia. ( he..he..last dia memang suka juga tapi aku pulak tak suka sebab dah pi sekolah menengah ? 'Mandi safar', dengan niat buang sial atau tolak bala'. Aku mandilah dengan kekawan puas2. Mak tonyoh kepalaku dengan bunga Setuli, sejenis bunga berwarna putih yang sangat harum, dah pupus dah pokok tu,  kat kampung ada lagi ke tak. Nanti balik nak cari lah, bawa ke KL.

2- Kaul - Ini paling best dan sangat di tunggu-tungu. Sebab pe? Sebab masa ni seluruh penduduk 3 buah kampungku tu berpesta, masak sedap-sedap, berhias, semua di hias dengan anyaman daun kelapa. Pokok nipah dan macam-macam lagi. Sayang masa tu tak hp lagi, tak boleh tangkap gambar, kamera pun tak punya..he..he.



Gadis Melanau Dengan Terendak



Setiap rumah akan menyediakan pelbagai juadah, yang paling popular ialah ketupat nasi dari daun kelapa ( Apit ), pulut kuning, rendang dan kek. Macam pesta makananlah pulak. Pelbagai jenis kuih tradisional. Wuiii best. Perahu nelayan di hias, rumah2 pun dihias termasuk anak2 gadisnya berhias di kepala dengan anyaman daun kelapa, bagaikan putri rimba. Tak termasuk aku sebab umurku dalam lingkungan 10-11tahun.

Makanan akan di hidang sepanjang pantai, semua orang boleh rasa, itu yang best dan begitu kuat rasa muhabbah di antara pemduduk kampung ibaratkan hidangan satu keluarga besar.



                                                Tibau


Acara kemuncak ialah memberi makan pada IPUK atau penunggu. Untuk makanan penunggu lebih istimewa dari makanan yang ada, seperti pulut kuning lengkap dengam set rendang, Apit ( ketupat nasi ) buah-buahan, air kopi,oren or teh, siap dengan serih one set dengan pinang, rokok daun kirai atau rokok daun siap dengan tembakau.. Makanan tersebut akan di susun dalam SEHAHENG yang lebih kurang tingginya dalam 4-5 meter tinggi.

Sebelum upacara menaikkan SEHAHENG, akan di adakan tarian khusus panggil Ipuk yang di persembahkan oleh orang tua-tua yang siap dengan jampi serapah. Dengan tarian bagaikan silat dan bersilat pun diringi  paluan gong yang seakan irama gamelan atau kuda kepang., sangat unik.

Tarian Tradisional Kaum Melanau (dulu panggil Ipok).

Last semua pulang sebab sudah petang. Aku dan teman-teman akan pulang lewat sebab mengintai SEHAHENG, makanan kat atas tu lebih sedap. Kami mula operasi membedal makanan..licinnnn..Esoknya datang lagi sebab semalam tertinggal buah yang masih segar. Belum beberapa tapak kami terdengar orang bercakap-cakap dalam bahasa melanau yang lebih kurang dalam bahasa melayunya "ooo lapar betul rupanya Ipuk kita, patutlah kelaut tak dapat ikan dan huma dimakan binatang, seminggu lepas anak si polan mati lemas kat laut sebab Ipuk kita marah rupanya:".

Aku sudah tidak tahan menahan gelak, nasib kawanku sempat tutup mulutku. Perutku macam mahu pecah kerana geli hati. 'Kita lah Ipuk lapar tu'. kata temanku. Sampai saat ini rahsia itu kami simpan hanya aku dan teman-teman yang terlibat tahu. Tapi aku merindui mereka entah apa cerita mereka?, dimana, ada lagi ke?, ah aku harap satu masa kami akan di pertemukan, kalau boleh di musim pesta Kaul jugak, he..he nak mengintai Tibau pulak,tak adalah nak panjat lagi, badan dah begini.

Secara pribadi aku sangat suka akan adat resam ini. Sekarang Mandi Safar sudah tidak ada yang tinggal hanya Pesta Kaul. Aku harap khazanah budaya ini di pelihara sebagai salah satu adat dan kebudayaan untuk genarasi akan datang. Bukan dalam bentuk fahaman dan kepercayaan tapi sebagai khazanah tradisi.

Rupa SEHAHENG pun dah ingat2 lupa,sepatutnya benda tu ada sebagai replika, tanda ingatan, hu..hu, Tibau masa tu aku tak lepas nak bergayut. Takut, gayat.




Selidikilah Masa Lalu Dan Masa Sekarang Kita, Kerana Hidup Ini Terdiri Dari Bermacam-macam Pengalaman Yang Berkesinambungan, Seseorang Harus Keluar Darinya Dengan Membawa Kemenangan..








Teruskan membaca jika kamu rasa apa yang ditulis memberi manfaat...

Wednesday, November 3, 2010

Aku Datang Kekasih..

Photobucket



Buat Mu sang kekasih, "Aku Datang."
Aku datang dengan tangan kosong dengan dada yang rentung oleh dosa, hati yang bersalut rona rona hitam, gelap lebih pekat dari malam tanpa bulan dan bintang.

Aku telah kehilangan mentari di waktu siang, malamnya pula bulan merajuk, sang bintang sudah berlari mengejar cahaya..tinggallah aku. Aku cuba berfikir, menghayati lukisan makna lukisan Tuhan ini dengan penghayatan dan tadabbur , aku mengharap ia penyebab satu dari sekian banyak kebahagiaan dan kelapangan hatiku. Agar aku tidak tersasar dari landasan tafakurku.

Aku hanya seorang hamba selalu berada di antara sesat dan benar. Malah dalam satu jam seorang aku boleh dalam kedua duanya. Aku mahu menjadi hamba yang taat dan redha, maka turunkanlah bantuan padaku agar lebih kuat menghadang ujian dengan rasa syukur dan sabar. Aku tidak mahu menjadi hamba yang durhaka sehingga Engkau biarkan tanpa ujian, para kekasihMu selalu mengeluh dan resah bila sehari tidak di uji dengan kesusahan dan kesakitan kerana mereka takut Engkau akan melupakan mereka. Jadi jangan abaikan aku dari kasih sayangMu.

Oleh itu aku memerlukan Engkau kekasihku, bantulah aku dalam setiap hembusan nafas dan tiap tiap kerdipan mata. Agar keimanan ku utuh tidak tergugat. Sekiranyan Engkau membiarkan aku sekejap sahaja maka singgahsana tauhidku akan roboh dan langit keimananku akan runtuh menimpa bumi.

Aku masih menagih cinta dan mencari kasih di celah pahala.

Maafkan aku, kerana aku sebagai hamba telah tersilap meletak cinta kudusku pada hambamu yang sepatut dan selayaknya hanya untuk Mu.

 
Sharing " The Message"…LA ILAHA ILL ALLAH MUHAMMADUR RASOOL ALLAH THERE IS NO GOD ONLY ALLAH, MUHAMMAD IS THE MESSENGER OF ALLAH


Teruskan membaca jika kamu rasa apa yang ditulis memberi manfaat...

Tuesday, November 2, 2010

Jangan Pernah Berputus asa

 Jangan engkau mengeluh jika suatu hari mengalami kesulitan, kerana sesungguhnya engkau pun pernah mengalami kemudahan dalam waktu yang cukup lama.

Aku pernah menangis terlalu lama, itu hanya melelahkn. Aku buat pilihan kerana pilihan hanya ada di tangan kita bukan di tangan sesiapa.'Bersikaplah Optimis Sekalipun Berada Di Dalam Amukan Badai;




Aku terbaca dalam satu hadith yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar bin Khaththtab Radhiayallahu 'anhu digambarkan tentang tiga orang yang bernaung dalam sebuah gua, di mana mereka terperangkap di dalam gua itu kerana sebiji batu besar yang tergelincir dari puncak gunung lalu menutupi pintu gua. Di saat itu mereka bertawassul kepada Allah agar mendapat keselamatan. Masing-masing dari meereka menyebut amal solehnya. Lalu orang yang kedua berkata dan berdoa dengan penuh keinsafan dan penyesalan.




"Ya Allah, dahulu aku mempunyai seorang sepupu perempuan, anak bapa saudaraku, yang sangat aku cintai sebagai kecintaan seorang pria kepada seorang wanita. Aku ingin mengaulinya, tetapi ia menolak ajakanku. Suatu hari tibalah musim kemarau dan ia mengalami kelaparan. Ia datang kepadaku meminta pertolongan dan ku tawarkan kepadanya wang sebanyak 120 dinar dengan syarat dia membiarkan diriku menikmati tubuhnya. Tiada jalan lain baginya, kecuali memenuhi permintaanku, hingga ketika aku berjaya menguasainya, -dalam riwayat lain di sebutkn-saat aku telah berada di antara kedua kakinya, ia berkata. "Bertaqwalah kepada Allah dan jangan merosakkan kehormatanku melainkan dengan kebenaran (pernikahan)."




Gadis itu seorang yang bertaqwa dan tidak ingin menyerahkan kehormatan dirinya. Tetapi ketika kemiskinan memaksanya, dia pun terpaksa menuruti permintaan sang lelaki yang dia rasa saudara terdekat yang boleh jadi pelindung padanya saat getir. Tapi syaitan itu cerdik. Namun gadis itu juga tahu bahawa ada pelindung yang lebih berkuasa lantas ia berani mengingatkan lelaki itu akan Allah dan agar takut padaNya. Si lelaki itu tersentak hatinya oleh bisikan imannya. Jika ia menginginkan gadis itu, dia boleh saja menikahinya dengan cara yang sah, tidak dengan berzina. Seketika itu juga tubuhnya gementar dan terus bertaubat kepada Allah. Dengan pengakuannya ini menyebabkan bergesernya batu yang menutupi pintu gua, sehingga terlihatlah sedikit celah pintu yang dapat di masuki cahaya mentari.

Terima kasih Allah kerana aku di beri kekuatan untuk menyiapkan tulisan ini, biar pun banyak kekuarangannya dalam ketidak berdayaanku maka Engkau tampungkanlah aku Tuhan..
 


  Teruskan membaca jika kamu rasa apa yang ditulis memberi manfaat...

Saturday, October 30, 2010

FaceBook Oh FaceBook

Apa  nak jadi?? oiii kekawan FB ku. Sempoi je kalian ni. Dah lama tak on ni..macam pelatlah pulak nk sembang dengan u all yang glemour semacam. Tapi aku suka wak, lepas rindu berkurun.Ni kawan sekolahku yang dah tercicir 20 tahun lebih tak jumpe..apakhabar kitak orang Sarawak?!! He..he..aku dari Sarawak ramailah  dari sane, jangan jeles pulak kekawan dari semenanjung..kan korang boleh kelakar Sarawak. Tak boleh potong lidah buat sup.


                             
                                 Ingat burung ni ingat korang, tapi mane jambul dia pergi?..


Macam saya di kerja oleh classmate, mereka bawa lidah saya kebengkel, untuk over hold kata sidak ya.
Berputar lidah tok, terbelit-belit mulanya. Kat sitok ne ada orang Sarawak mok mbak kelakar.

Cuma yang ada cikgu ajak, nya pun perli-perli kamek tok. Ha..ha..Akiew a melanau itou. Paya agei akiew bak pulek Mukah. Idak cerita loein inan, tapi jalan mapun Mukah debei ngak diek lalu yau taah kuo. Kepetan tan akiew bak pulek, bak pebak bilun medut labuk. Pedih pa'it menahan kemen semenanjung itou.

Ding-dong!!! macam ne, kira ok lagi dari hari tu yang ko..

Hari ini dalam sejarah..
Ngantok..penat nak fikir macam ne nak tulis dalam bahasa ibunda ni..

Esok sambung lagi eik..

 Satu hal dan penyakit..tak boleh nak upload pic pulak. Weii!! apa penyakit ni.
Ni yang buat aku malas ni. Biaq botak je lah ni..



Teruskan membaca jika kamu rasa apa yang ditulis memberi manfaat...

Friday, October 29, 2010

Menetap Sehari Di Hatimu Umpama Sekurun Kau Di Hatiku.

Emmm..macam ne nak sambung ni, mek nurse tu dah terkedik-kedik datang bawa tongkat saktinya tu. Dalam kotak besi yang bagaikan ada racun, jejarum yang berceracak membuat ngilu ulu hatiku..bilalah agaknya semua  ini akan berakhir.







UBAT??.. aduhai, pahit. Ingat kata-kata mama masa aku kecil-kecil, liat nak makan ubat, siap kena tangkap dagu dan kena pegang 2 or 3 orang lagi. Itu tak termasuk yang kena sepak terajang..'buasnyeee..budak ni'. Ayah selalu mengeluh.

'Kalau tak pahit bukan ubat sayang'. pujuk mama. Itu je lah yang terpacul dari bibir mama dengan nada suara yang lembut bak desiran bayu. He.he.. seandainya ubat semanis kata-katakan best. Ini..fuuhhh, uweekkk!!.

Cepuk kena lepuk dek ayah, ' tak mau makan ubat masuk hospital, nanti doktor cucuk dengan jarum gajah baru tau, pilih, nak kena cucuk atau telan ubat tu?' jerkah ayah buat-buat garang..takkkan marah anak kesayangan waktu sakit kot, tapi itulah kasih ayah. Aku yang degil.

Now, tiada siapa yang akan marah  atau menyuapkan ubat lagi. Rasa sayu menuntun jiwa. Aku renung wajah nurse yang cantik itu, senyumnya tidak semanis dan seindah senyuman mama, kalau ada mama tak makan ubat pun dah kebah demam tapi yang ni aku bertambah-tambahlah pulak demamnyya.

Ni lagi satu wayer yang berselirat ni,  jarum kat tangan, gerak sikit dah berdarah..fuuuhh,  rasa mau cabut je benda ni..





Bagaimana akan mahu melupakan semua ni? Sakit, sedih, sayu dan rindu. Aku rindu nak balik. Aku rindu rumahku, ikan-ikanku, kucingku, iguanaku, kura-kuraku dan apa cerita yuyu? ( ikan puyu ). Dia gaduh lagi dengan Ciku Nani kucing kukah?. Bagaimana dengan Burney ( iguanaku ), bertambah besarkah dia, atau hari2 gaduh dengan bibik yang pengeli tu, Burney suka buka sangkar sendiri..kunci pun terlepas jugak.

Dan yang paling gawat meredah hatiku dapat meseg dari my PA, esok malam ada perlawanan akhir bola Kelante VS Negori. Aku tersenyum sendiri ada orang nak sponsor tiket. Allah apa nak jadi aku ni, bukan minat sangat pun bola tu, oleh kerana abang-abang tu lah abang dan diri seorang adik perempuan ginilah nasibnya. Kemana tumpahnya hobi bersama kalau tak adik pompuannya nilah mangsa. Racing motor aku jugak, sebab abng kedua kaki motor, racing kereta aku jugak sebab abang ke tiga ada kelab kereta. Mane nak elak, semua pakat usung aku ke hulu ke hilir. Sudah tua macam ni mulalah ada tabiat sendiri. Abang sulung kaki bisness.

Aku cuba gerakan kakiku, aduh sakitnya. Pinggangku bagai nak putus. Aku muhassabah diri ku apakah ini balasan atas kealpaanku? Tapi jika benar aku sentiasa bersangka baik dengan Allah. Nikmatnya sudah terlalu banyak aku kecapi. ‘Alhamdullah terima kasih Tuhan’. Sekali lagi aku di beri peluang oleh Mu ya Allah dengan membangunkan aku dari lena yang panjang, sesungguhnya seksa yang amat.





Business Oh Business. Officeku?. what news?. Mereka dah bacakan perjalanan syarikat baru sehari dua ni. Berkepam otakku, sudah lama aku otakku tak berjalan rupanya. Apa yang aku buat? Naluri menyatakan 'bahawa Tuhanmu telah menghijrahkan jiwa dan rohmu untuk kembali menjadi hamba dan sedar siapa dirimu yang sebenar". Prenggggg!!! bagai satu tamparan hebat pada nafsu dan akalku..

'Awak dah Mati sebenarnya? selepas ini apakah kamu mahu mengulangi kerja-kerja yang sia-sia?'
Aku mahu pulang!!, apa cerita kat pejabat ni?.Berlambak-lambat dah laporan yang hebat dan baik-baik aku terima, bisness partner? ok..semua ok, ye ke ok. Aku tersenggeh, macam aku  ni budak kecil tadika je di buatnya, kalau nak senangkan hatiku tak payah reka cerita, cakap je yang betul, hakikat, jangan mikirkan aku akan pengsan dan terkejut, segala rencah dan asam garamnya aku dah lalui dan ketahui biarpun masih baru tapi tak perlu untuk menyenangkan hatiku jika kamu sayang padaku. Ceee, dengar tu wahai warga pejabatku. Aku baik-baik saja. Walau pun aku tidak boleh bangun dan berjalan lagi tapi hatiku sudah bersedia untuk kembali bergelanggang. 

Aku akan bangun dalam dudukku’, itu kamu semua pasti selagi Allah bekalkan hayat ini aku tidak akan terus berputus asa dengan ujian ini.

Ada yang tanya tu, kenapa Tajuk tu macam tu? Jatuh cinta kah? He..he..otak kata begitu. Ya tidak dinafikan sebab aku insan biasa. Tapi aku mahu nyatakan kondisi dan situasiku ini. Ada lagikah kekasihku? Setia lagikah dia?. Apa akan Dia rasa setelah aku pulang dengan kerusi rodaku?..masih adakah CINTA?

Wahai insan yangku sayang, kalian tidak tahu apa yang aku alami di sekitar lenaku yang panjang. Belum cukup waktu untukku lakarkan didada blog atau apa saja yang bisa ku titipkan. Kerana mungkin tidak ada bahasa yang boleh menyatakan, namun akan ku kongsikan agar ia menjadi iktibar pada kita semua. Aku tidak akan kedekut tapi mungkin masa ini terlalu memberi syarat, tubuhku masih terlalu seksa dengan kesakitan tapi hatiku meronta-ronta sebenarnya mahu memuntahkan peristiwa dan derita..

Aku tidak akan mengalah biar pun Rambulan Tertawa Dan Bintang-Bintang Bersorak-Sorai Lalu Mengapa Aku Biarkan Kesedihan Membunuh Dan Mencekik Kebebasanku, Tidak Akan Ku Biarkan.


Teruskan membaca jika kamu rasa apa yang ditulis memberi manfaat...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...